Tuesday, July 10, 2018

Kenal Lebih Dekat dengan Bank Syariah dan Berbagai Produknya




Bank syariah adalah suatu sistem yang pelaksanaannya berdasar atas hukum atau syariat islam. Pembentukan sistem ini adalah berdasar pada adanya larangan dalam agama Islam untuk meminjamkan atau memungut pinjaman dengan mengenakan bunga atau riba. serta adanya larangan untuk berinvestasi pada usaha-usaha yang berkategori terlarang atau haram. Perbankan syariah memiliki tujuan yang sama seperti perbankan konvensional, yaitu supaya bank dapat menghasilkan keuntungan dengan cara meminjamkan modal, menyimpan dana, membiayai kegiatan usaha, atau kegiatan lain yang sesuai. Banyak produk jasa yang disediakan oleh bank syariah.

Al-wadi’ah atau jasa penitipan, adalah jasa penitipan dana si mana penitip dapat mengambil dana tersebut sewaktu-waktu. Dengan sistem ini, bank diperbolehkan untuk memberikan bonus kepada nasabah. Ada juga Mudharabah. Dalam sistem ini, nasabah menyimpan dana di bank dalam kurun waktu tertentu. Keuntungan dari investasi terhadap dana nasabah yang dilakukan bank akan dibagikan antara bank dan nasabah dengan nisbah bagi hasil tertentu.

Sama dengan lembaga keuangan yang lain, lembaga keuangan syariah juga memiliki kredit multiguna. Kredit multiguna adalah fasilitas kredit untuk mendapatkan dana tunai yang dapat digunakan oleh nasabah untuk memenuhi berbagai kebutuhan, dan biasanya menggunakan jaminan. Jaminan untuk fasilitas kredit multiguna cukup beragam, tapi umumnya jaminan yang bisa digunakan adalah BPKB kendaraan bermotor, sertifikat tanah dan bangunan, dan lain-lain.

Multiguna syariah adalah jenis tabungan yang berjangka dengan potensi bagi hasil yang kompetitif guna memenuhi kebutuhan di masa depan, sekaligus juga memberikan manfaat proteksi asuransi jiwa gratis. Manfaat yang bisa diambil dari multiguna syariah ini adalah kepastian dana untuk pendidikan anak sesuai rencana, investasi untuk kebutuhan multiguna di masa yang akan datang, sebagai sarana investasi dengan bagi hasil yang menguntungkan dan kompetitif, meningkatkan kedisplinan nasabah untuk menabung. Akad yang digunakan di sini adalah akad mudharabah mutlaqah di mana bank diberikan kuasa penuh oleh nasabah untuk menggunakan dana tersebut tanpa larangan atau batasan, dan bank wajib memberitahu kepada nasabah mengenai bagi hasil yang diperoleh, dan resiko yang timbul serta ketentuan penarikan dana sesuai dengan akadnya.

Untuk lebih lanjutnya bisa dilihat di:

Bagikan

Jangan lewatkan

Kenal Lebih Dekat dengan Bank Syariah dan Berbagai Produknya
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.