Friday, June 2, 2017

Ini 9 Sisi Negatif Solo Traveling yang Tidak Diketahui Banyak Orang

Foto: shutterstock

Ada ratusan bahkan ribuan orang yang sering termakan cerita manis solo traveling. Tapi, banyak yang mengakui kalau itu memang benar manis sih bukan hanya cerita fiktif. Malahan, solo traveling akan memberikan pengalaman luar biasa yang bisa diceritakan kembali ke anak cucu nanti.
Nah, karena itu juga, jarang sekali ada omongan atau artikel yang membahas tentang sisi negatif atau “ngga enaknya” solo traveling. Ya, namanya juga hidup, pasti ada baik dan buruknya, kan.
Buat kamu yang memang berencana untuk solo traveling, ada baiknya untuk ketahui dulu enak dan tidaknya solo traveling. Kenapa? Supaya nanti kamu sudah bisa antisipasi hal buruk yang akan terjadi selama perjalanan.

Apa saja sih sisi negatifnya? Berikut deretannya:


1. Susah buat ambil foto sendiri

Nah, ini juga yang jadi persoalan banyak orang. Apalagi buat para milennial yang wajib sekali untuk foto di depan pemandangan yang ciamik saat traveling. Tapi, hal ini mudah diatasi kok. Bisa dengan tripod atau tongsis. Atau coba saja minta tolong orang di sekitar. Tapi ingat untuk selalu waspada dan memintanya dengan sopan, ya.

2. Setelah dihitung-hitung agak boros, ya

Begitu kamu memutuskan untuk melakukan perjalanan sendiri, berarti kamu sudah sadar akan konsekuensi mengeluarkan biaya transportasi dan biaya akomodasi sendiri. Ya, kan?

Nah, inilah salah satu sisi negatif solo traveling karena kamu tidak akan bisa membayar sesuatu dengan patungan. Misalnya contoh yang paling sering terjadi, ketika akan naik taksi kalau pergi berempat kan kalian bisa membagi-bagi biayanya. Kalau traveling sendiri kamu harus membayar semua biaya sendiri.
Dan yang paling penting tidak ada teman yang bisa diajak untuk cost sharing, seperti makan berdua, bayar kamar berdua, dan lain sejenisnya.

3. Kalau jatuh sakit, lagi-lagi kamu harus menanggungnya sendiri

Skenario ini lah yang mengharuskan kamu yang akan pergi solo traveling untuk benar-benar siap dan tidak hanya modal nekat. Cari segala macam informasi mengenai klinik, rumah sakit, dan juga kantor polisi terdekat di setiap destinasi kamu.
Ketika sakit dalam perjalanan solo traveling, saat itulah kamu akan merasakan benar-benar sedihnya jalan sendirian.

4. Harus siap dengan perlakuan tidak menyenangkan, sendirian

Yang namanya traveler harus benar-benar siap dengan perlakuan tidak menyenangkan. Kalau kejadiannya bersama teman-teman sih pasti akan jadi kejadian lucu, ya. Tapi kalau sendirian, ya deg-degan juga. Mulai dari dimaki-maki penjual toko karena ga jadi beli, mendapatkan catcalling bagi traveler perempuan, dan lain sebagainya.

5. Menanggung tindakan scam sendirian

Tindakan ini pastilah selalu mengintai seluruh traveler di berbagai penjuru dunia. Tapi bagaimana pun antisipasi kita, tidak menutup kemungkinan untuk mencegahnya.
Harus membayar tiket dua kali lipat dari harga normal hingga diturunkan taksi di tengah perjalanan adalah sebagian kecil dari tindakan scam.
Kalau pergi bersama-sama setidaknya ada teman senasib dan bisa menanggung kesedihan bersama. Nah kalau sendiri kan harus menelan kesedihan itu sendiri.

6. Harus menahan tertawa sendirian, karena tertawa sendiri itu ngga asik

Dalam sebuah perjalanan, pasti akan ada kejadian lucu dan konyol yang terjadi di hadapan kita. Saat itu terjadi pasti kamu tidak akan tahan untuk tertawa kan. Kalau jalan sama teman kan kita bisa langsung menertawakannya bersama sesaat setelah kejadian.

Lain hal kalau sendiri, kita harus menahannya. Paling tidak kita membagikannya via sosial media, tapi kan tetap saja sensasinya berbeda.

7. Harus selalu sigap menjaga barang bawaan sendirian

Karena jalan sendirian, kita harus selalu sigap dan waspada saat melakukan apapun. Jangan sampai kita membiarkan barang tergeletak begitu saja, terutama saat mengambil foto.

Untuk backpacker, kamu yang tinggal di sharing hostel bisa menitipkan tas carrier kamu di tempat yang aman selama jalan-jalan. Jangan lupa bawa semua benda berharga padamu di tas kecil yang praktis.

8. Merasa kesepian, satu hal yang pasti dialami

Selama solo traveling, di hari-hari pertama perjalanan memang akan terasa amat menyenangkan. Seolah kamu sudah siap bertualang.

Tapi, kalau sudah beberapa hari, pasti akan terasa rasa sepinya, apalagi ketika sedang di transportasi umum dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Akan lebih serba salah ketika akan baca buku tapi sudah selesai semua dibaca, scrolling timeline di media sosial tapi baterai akan habis dan tidak bawa charger,

Di titik seperti itulah kamu akan merasa kesepian dan ingin mengobrol banyak dengan teman.

9. Harus mengambil keputusan di waktu yang singkat, sendirian

Perihal memilih warna oleh-oleh, atau memilih transportasi alternatif kalau sedang jalan sendirian, siapa yang akan kamu mintai pendapat? Inilah juga sisi negatif dari solo traveling, kamu akan terus dituntut untuk berpikir cepat dan mengambil keputusan saat itu juga.

Tapi, di balik semua sisi negatif itu akan ada banyak kejutan dan kenangan manis yang akan kamu rasakan. Yang terpenting, kamu harus buat reservasi tiket jauh hari sebelum keberangkatan supaya perjalanan kamu lancar dan aman. Ngga perlu bingung, tinggal cari tiket pesawat di https://www.reservasi.com untuk promo dan perbandingan harga yang oke!


Bagikan

Jangan lewatkan

Ini 9 Sisi Negatif Solo Traveling yang Tidak Diketahui Banyak Orang
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.