Saturday, January 14, 2017

Sejarah Dan Perkembangan Bank BRI


Bank BRI (PT Bank Rakyat Indonesia) merupakan bank pemerintah pertama di Indondesi sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 pasal 1 yang berisi bahwa “BRI adalah bank pemerintah pertama di republic indonesia ”. ketika masa mempertahankan kemerdekaan, bank tahun 1948, kegiatan di BRI sempat terhenti sementara waktu dan aktif kembali pada tahun 1949 setelah perjanjian renville dan ketika itu terdapat perubahan nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Seiring terjadinya berbagai perubahan, singkat berdasarkan undang- undang no. 21 tahun 1968 kembali ditetapkan bahwa tugas pokok BRI adalah sebagai Bank umum. Dan kembali berubah pada tanggal 1 agustus 19922 dengan UU Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI menjadi Perseroan Terbatas. Yang pada saat itu status kepemilikan masih 100% oleh pemerintah. Hingga tahun 2003, 30% saham dijual dan menjadi perusahaan  public dengan nama PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang sampai saat ini, nama it uterus digunakan.

Hingga saat ini, Bank BRI masih konsisten dan focus pada pelayanan masyarakat kecil, seperti memberikan fasilitas kredit kepada golongan pengusaha kecil.hal ini dicerminkan terhadap perkembangan penyaluran Kredit Usaha Kecil (KUK).
Dengan pesatnya perkembangan dalam dunia perbankan, maka hingga saat ini Bank BRI melayani seluruh nasabah dengan melalui 9.808 unit kerja dan jaringan e- channel yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. BRI kini mengoperasikan 7 jenjang kantor pelayanan yang terdiri dari kantor pusat, 18 kantor wilayah, 453 kantor cabang (3 unit kerja luar negeri), 565 kantor cabang pembantu, 950 kantor kas, 5.144 BRI unit, 465 teras BRI keliling dan 2.212 teras BRI. Dan karena meningkatnya proses bisnis, maka terjadi perubahan kantor yang awalnya skala kecil menjadi skala yang lebih besar.

Adapun anak usaha dari Bank BRI ini diantaranya adalah BRI Syariah, BRI Agro Niaga, Bringin Remittance Co. Ltd dan Bringin Life.

Kini, pemegang sahan BRI adalah Pemerintah Republik Indonesia sebesar 56,75% dan 43,25% dipegang oleh public.

Bagikan

Jangan lewatkan

Sejarah Dan Perkembangan Bank BRI
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.