Tuesday, November 15, 2016

MEMAJUKAN INDUSTRI MEBEL DALAM NEGERI KE STANDAR GLOBAL DENGAN TEKNOLOGI


Perkembangan  kepercayaan pasar global kepada Industri mebel di Indonesia semakin  kuat, ini dibuktikan dari International Furniture Manufacturing Components Exhibition (IFMAC) dan Woodworking Machinery Exhibition ( WOODMAC) disana lebih dari 250 perusahaan internasional yang berasal dari 23 negara ikut memamerkan teknologi terbaru untuk meningkatkan daya saing dari industry furniturnya masing-masing.
            Dalam perhelatatan IFMAC dan WOODMAC yang di prakarsai oleh PT. Wahana Kemalaniaga Makmur (Wakeni) akan memberikan solusi yang terbaik yang bisa menjadikan perusahaan mebel menghasilkan produk furniture yang kualitasnya maksimal dan tidak menghilangkan kemampuan kreatif yang unik dari desainer dan pengrajin indonesia
            Dalam acara itu, banyak sekali mesin dengan kemampuannya yang tinggi dan canggih untuk dipamerkan untuk meningkatkan operasi pengolahan kayu, dalam acara itu juga ditampilkan kategori produk kayu seperti, Kayu dan Mebel, Aksesoris ata alat komponen perakitan, juga ditampilkan bahan baku, perekat, alat ampelas, dan segala kebutuhan untuk membuat sebuah furniture.
             
"Menonjolnya Indonesia sebagai salah satu eksportir mebel teratas di dunia didukung oleh pasar produsen yang dinamis dam terus-menerus menantang dirinya sendiri dengan menggunakan teknologi yang lebih baik untuk memodernisasi operasi bisnis secara keseluruhan. Oleh karena itu IFMAC & WOODMAC memenuhi kebutuhan industri dengan membawa pilihan mesin terbaik yang populer di pasar internasional," Direktur Wakeni, Rini Sumardi mengatakan  di Jakarta, Minggu (2/10/2016).
            Pameran ini menurutnya juga mendapatkan dukungan secara khusus dari EUMABOIS, sebuah organisasi industry mesin Woodworking Eropa yang mempunyai pengaruh kuat, sehingga mampu menggalang dukungan yang lebih banyak lagi dari Negara Eropa.

            Sementara itu, Abdul Sobur dari Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) mengatakan, dengan tingginya basis pelanggan pasar dalam negeri, Produsen mebel dan para produsen kayu sudah mulai merasakan permintaan yang minta dikerjakan dengan batas deadline yang tepat waktu.

"Teknologi modern yang efisien adalah aset utama yang dapat memberikan keunggulan kompetisi pada bisnis ini untuk memasok produk yang lebih baik dan lebih cepat," Terang Sobur.
            Melihat dari Bahan baku dan dukungan dari berkembangnya sumber daya manusia yang unggul dalam hal furniture, investasi di industry mebel di Indonesia mungkin saja akan memberikan keuntungan yang menjanjikan, dengan mengkolaborasikan teknologi dan pengetahuan yang mumpuni,  diperkirakan 5 miliar dolar akan ditargetkan dalam beberapa tahun kedepan dari investasi ini.

            Untuk informasi tambahan, IFAMC & WOODMAC 2016 ini juga mendapatkan dukungan dari otoritas industri dalam negeri, seperti Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Dengan kemajuan dari industri mebel di Indonesia, pasar mebel juga mulai berkembang, tidak hanya melalui pangkalan kayu saja, sekarang kamu bisa membeli berbagai macam furniture hanya dengan sentuhan jari, Fabelio adalah toko online Furniture terbaik dan terbesar di Indonesia, kalian bisa mengunjunginya dengan klik link berikut ini dan rasakan sensasi kemudahan berbelanja Furniture secara online.
Untuk informasi yang lebih banyak tentang perkembangan mebel, kamu bisa mengakses google, klik disini untuk mengaksesnya

Bagikan

Jangan lewatkan

MEMAJUKAN INDUSTRI MEBEL DALAM NEGERI KE STANDAR GLOBAL DENGAN TEKNOLOGI
4/ 5
Oleh

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.